Layani 7.000 Orang pada MTQ XXXI, Taj Yasin Instruksikan Panitia Siaga dan Siapkan Armada Terintegrasi

September 10, 2026 - 08:57

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan kesiapannya melayani para kafilah yang akan berlomba pada ajang MTQ XXXI di Kota Semarang, 11–20 September 2026. Dua hari menjelang acara, Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen menginstruksikan semua panitia siaga on call.

Hal itu disampaikan wagub, saat final check MTQ XXXI, di Grhadika Bhakti Praja, Rabu (9/9/2026). Menurutnya, momen ini menjadi tanggung jawab yang harus dipanggul dengan penuh kebanggaan.

“Saya berharap PIC (Person in Charge) lalu LO (Liaison Officer) benar-benar sudah memfinalisasi pada rapat terakhir kali ini, dan harus standby handphone-nya. Kapan pun nanti ada kontak dari 38 provinsi ini bisa langsung mendapatkan jawaban,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, progres telah mencapai lebih dari 90 persen dan memasuki tahap finalisasi. Tidak hanya kesiapan 12 venue acara, tetapi juga akomodasi kafilah.

Untuk mendukung pergerakan total 7.000 orang (2.242 peserta MTQ) perhelatan tersebut, panitia telah menyediakan layanan armada terintegrasi. Meliputi bus, minibus, kendaraan tipe MPV, dan unit truk boks untuk penanganan bagasi serta logistik.

Di sisi venue lomba, kesiapan lokasi sudah mencapai tahap finalisasi. Adapun lokasi acara meliputi: Masjid Raya Baiturrahman, Auditorium Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Simpang Lima (Arena Utama), Studio Catwalk Kemenaker, Dinas Perhubungan Provinsi Jateng, PRPP (Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan), Undip, UIN Walisongo, BPSDM Provinsi Jawa Tengah, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), dan BP2KLK Semarang.

Di sisi kesehatan, telah disiapkan rumah sakit rujukan seperti RSUP Dr Kariadi, RS Nasional Diponegoro (RSND), RS Telogorejo, RSUD KRMT Wongsonegoro, dan RSUD Tugurejo.

“Secara keseluruhan kita sudah 90 persen sekian, sudah maksimal,” ujar Gus Yasin, sapaannya.

Selain kesiapan acara, wagub berharap agar acara tersebut mampu mengungkit perekonomian warga Jawa Tengah. Oleh karena itu, panitia pun mempromosikan berbagai lokasi wisata dan menyelenggarakan acara penyerta, sebagai upaya memeriahkan dan menarik perhatian pengunjung.

“Bahwa di situ ada Job Fair, ada bazar UMKM, lalu ada Kota Semarang mengadakan dugderan, kirab, rebana, dan lain sebagainya. Kita berharap perputaran ekonomi sekitar Rp1,2 triliun, kita menghitung dengan BPS kemarin,” urainya.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Abu Rokhmad mengatakan, pihaknya memastikan seluruh perangkat terkait MTQ XXXI sudah final. Mulai dari penetapan peserta, dewan hakim, panitera, hingga majelis kode etik.

Selain itu, untuk musabaqah kali ini juga terdapat eksibisi untuk disabilitas sensorik tuli. Rencana pada penyelenggaraan MTQ selanjutnya akan dijadikan salah satu cabang lomba resmi.

“Jadi seluruh perlombaan musabaqah kami harap bisa berjalan lancar, berlangsung dengan baik, dan memenuhi seluruh ketentuan yang sudah kita sepakati bersama,” pungkas Abu. (Pd/Ul, Diskomdigi Jateng)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0