Pembukaan MTQ Nasional, Warga Jateng Antusias Bawa Anak Ingin Kenalkan Al-Qur’an Sejak Dini

September 13, 2026 - 21:48
Pembukaan MTQ Nasional, Warga Jateng Antusias Bawa Anak Ingin Kenalkan Al-Qur’an Sejak Dini

SEMARANG – Antusiasme masyarakat mewarnai pembukaan Majelis Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026, di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026) malam.

Ribuan warga dari berbagai daerah hadir bersama para kafilah dari seluruh Indonesia, termasuk orang tua yang sengaja mengajak anak-anak mereka untuk menyaksikan langsung kemeriahan MTQ Nasional.

Salah satunya Said Ainun Mujab, warga Pedurungan, Kota Semarang. Ia datang bersama istri dan kedua anaknya yang berusia delapan dan tiga tahun. Bahkan, ia menggendong putri kecilnya saat menyaksikan pembacaan tilawah oleh Juara 1 MTQ Nasional XXX Tahun 2024.

Kehadirannya bersama anak-anaknya ialah bagian dari upaya mengenalkan Al-Qur’an sejak dini. Ia berharap, kelak anaknya dapat mengikuti jejak para peserta MTQ yang berlaga dalam ajang tersebut.

“Datang ke sini yang pasti karena ada momen MTQ atau kaitan dengan Qur’an. Ini mumpung masih kecil, kami ajak untuk menghadiri, siapa tahu nanti suatu saat bisa mengikuti jejak dari senior-seniornya,” ungkap Ainun.

Hal serupa dilakukan Ahmad Agus Mutahir, guru agama di salah satu sekolah negeri di Kendal, yang datang bersama istri dan kedua anaknya. Pengalaman menyaksikan langsung MTQ Nasional dapat menjadi motivasi bagi anak-anaknya untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an.

“Ini kan suatu inspirasi buat anak-anak saya. Ya, mungkin nanti bisa memberikan motivasi untuk anak-anak saya setelah melihat MTQ Nasional pada tahun ini,” ucap pria berusia 40 tahun tersebut.

Selain menghadiri pembukaan, ia juga telah mengunjungi Pameran UMKM dan Kerajinan di Plaza Simpang Lima, Kota Semarang. Agus mengapresiasi Pemprov Jateng sebagai tuan rumah yang mengemas rangkaian kegiatan secara menarik.

Antusiasme juga dirasakan Aisyah Rahmah, siswa SMK Negeri 7 Semarang. Ia mengaku senang bisa ikut menggemakan Mars MTQ hingga mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Gak expect (nyangka) juga, bener-bener semangat ini. Apalagi ini kan memecahkan Rekor Muri ya,” tandas perempuan 17 tahun yang duduk di Kelas XI tersebut.

MTQ Nasional 2026 dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Pratikno, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Ketua Umum LPTQ Nasional Abu Rokhmad, Wakil Gubernur sekaligus Ketua LPTQ Jateng Taj Yasin Maimoen, serta Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng.

Dalam kegiatan itu, ribuan masyarakat tidak hanya turut mengikuti penyanyian Mars MTQ secara serentak, menikmati berbagai penampilan kesenian daerah, serta menyimak pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an.

Penyanyian Mars MTQ sekaligus mencatatkan rekor Muri dengan melibatkan 25.000 orang lebih secara luring dan daring. Pesertanya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari ASN, pelajar, santri, guru, hingga masyarakat umum.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Jawa Tengah sebagai tuan rumah. Menurutnya, MTQ Nasional memiliki makna lebih luas dari sekadar perlombaan membaca dan menghafalkan Al-Qur’an.

Ajang ini menjadi ruang yang mempertemukan dan menyatukan masyarakat dari berbagai daerah dan latar belakang. Hal itu dibuktikan dengan kehadiran sejumlah kepala daerah nonmuslim, seperti Gubernur Maluku Utara Sherly Joanda serta Wakil Kota Semarang Agustina Wilujeng.

“MTQ ini tidak hanya lomba membaca dan menghafalkan Alquran, tetapi di dalamnya mempunyai makna sebagai pesta rakyat yang menyatukan masyarakat lintas agama maupun di lintas latar belakang,” ungkap Luthfi.

Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Nasional, Abu Rokhmad mengatakan, MTQ Nasional 2026 diikuti 2.242 peserta dari 37 provinsi yang berlaga dalam delapan cabang lomba, 24 golongan, dan 48 kategori musabaqah. Penilaiannya melibatkan 155 dewan hakim profesional, yang telah mengikuti tahapan sesuai standar.

Kompetisi berlangsung hingga 20 September 2026, di 12 venue yang tersebar di Kota Semarang. Cabang perlombaan mencakup berbagai kategori usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa, serta tilawah dan tafsir dalam tiga bahasa. Adapun kategori hafalan mulai dari satu hingga 30 juz. (At/Ul, Diskomdigi Jateng)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0