Nawal Yasin Dorong Pemanfaatan Lahan Pekarangan sebagai Sumber Pangan dan Pendapatan Keluarga
PURBALINGGA – Lahan pekarangan rumah dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan sekaligus pendapatan bagi keluarga. Untuk itu, gerakan menanam pohon di lingkungan rumah terus didorong agar masyarakat dapat mengoptimalkan lahan yang dimiliki secara produktif.
Hal itu disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, saat menghadiri kegiatan Gerakan Ibu/Perempuan Menanam Pohon (Rabu Pon) yang digelar di Desa Tlahab Kidul, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Kamis (11/9/2026).
Nawal mengatakan, program Rabu Pon sejalan dengan Aku Hatinya PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman, bersama PKK), yang mendorong pemanfaatan halaman rumah secara produktif.
“Sehingga Rabu Pon ini memiliki beberapa manfaat, di antaranya diharapkan bisa meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan sebagai sumber gizinya,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Jateng bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng memberikan bantuan sayur-sayuran serta budikdamber (budidaya ikan dalam ember) kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan, dan dikembangkan menjadi sumber tambahan pendapatan keluarga.
“Lelenya bukan hanya digoreng, bisa damel bakso lele. Saget damel olahan-olahan dari lele. Jadi ini juga bisa menambah pendapatan keluarga. Nanti kalau lelenya sudah banyak, Bapak/Ibu bisa menjual lelenya,” ucap Nawal.
Selain mendukung ketahanan pangan dan pendapatan keluarga, penanaman pohon di lingkungan rumah juga dinilai penting, sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Hal itu relevan dengan kondisi Purbalingga yang berada di wilayah lereng Gunung Slamet, dan memiliki sejumlah kawasan dengan lereng serta tebing.
Pada awal 2026, banjir bandang menerjang Kecamatan Karangreja dan Mrebet akibat hujan deras dengan intensitas tinggi. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya gerakan penanaman pohon untuk terus digalakkan.
“Program Rabu Pon ini menjadi sangat relevan untuk terus digalakkan,” tandas istri Wakil Gubernur Jateng tersebut.
Sementara itu, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengapresiasi program Rabu Pon, yang diinisiasi TP PKK Jateng. Menurutnya, gerakan tersebut relevan dengan kondisi Desa Tlahab Kidul yang terletak di dataran tinggi, dengan banyak lereng dan tebing.
Dia berharap, gerakan penanaman pohon dapat meningkatkan daya serap air, sehingga membantu mengurangi risiko banjir dan tanah longsor.
“Untuk itu dibutuhkan banyak penanaman pohon, penghijauan kembali, yang mudah-mudahan nanti bisa bermanfaat dalam hal penanggulangan bencana, dan memperbaiki kembali kondisi lingkungan di Kabupaten Purbalingga,” tutur bupati. (At/Ul, Diskomdigi Jateng)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0

