Aset Enam BUMD Kota Magelang Capai Rp375,64 Miliar, Pemkot Terus Dorong Pengembangan Usaha

September 24, 2026 - 14:59
Aset Enam BUMD Kota Magelang Capai Rp375,64 Miliar, Pemkot Terus Dorong Pengembangan Usaha

KOTA MAGELANG — Total aset enam badan usaha milik daerah (BUMD) Kota Magelang hingga Agustus 2026 mencapai Rp375,64 miliar, dengan laba bersih tercatat Rp2,35 miliar. Meski begitu, Pemerintah Kota Magelang terus mendorong penguatan kinerja BUMD, melalui pengembangan usaha dan penciptaan sumber pendapatan baru.
Dorongan tersebut disampaikan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dalam Focus Group Discussion (FGD) BUMD, Pemda dan HIPMI Untidar, di Aula PDAM Kota Magelang, Senin (21/9/2026).
Damar menempatkan BUMD sebagai instrumen pembangunan sekaligus entitas bisnis, yang harus dikelola secara profesional. Perannya diharapkan semakin besar dalam pelayanan publik, sekaligus memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“BUMD sebagai instrumen pembangunan sekaligus entitas bisnis yang profesional,” ujar Damar.
Selain total aset dan laba bersih, rata-rata pertumbuhan aset enam BUMD tersebut berada di kisaran lima persen. Kondisi tersebut menjadi dasar bagi Pemkot Magelang untuk mendorong BUMD lebih agresif mengembangkan usaha, tanpa mengabaikan bisnis inti.
Langkah yang disiapkan antara lain digitalisasi layanan dan pemasaran, pengembangan produk sesuai kebutuhan pasar, pemanfaatan aset secara produktif, serta diversifikasi usaha yang masih berkaitan dengan kompetensi utama BUMD.
BUMD juga diarahkan menjadi pengungkit bagi UMKM dan kewirausahaan anak muda. Di sisi lain, Pemkot Magelang akan memperkuat pengawasan sekaligus mendorong BUMD semakin mandiri, dan tidak bergantung pada dukungan modal pemerintah.
Kolaborasi dengan HIPMI dan perguruan tinggi juga menjadi bagian dari strategi tersebut.
“Sinergi bukan sekadar pertemuan, tetapi proses kerja bersama yang menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Magelang,” tegasnya.
Setiap inovasi usaha, kata dia, tetap harus dilakukan secara terukur melalui kajian kelayakan, analisis risiko, dan proyeksi arus kas. Tujuannya agar pengembangan usaha tetap memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Penulis: Prokompim
Editor: WH/DiskomdigiJtg

24 September 2026 - Yandip Jateng Prov (3)

24 September 2026 - Yandip Prov Jateng (2)

24 September 2026 - Yandip Jateng Prov (3)

24 September 2026 - Yandip Jateng Prov (3)

24 September 2026 - Yandip Prov Jateng (2)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0