Pembangunan Jembatan Gantung Cepokomulyo – Margomulyo Dimulai
KENDAL – Aksesibilitas dan mobilitas warga Desa Cepokomulyo Kecamatan Gemuh dan Desa Margomulyo Kecamatan Pegandon akan semakin mudah, dengan hadirnya jembatan gantung baru yang sudah mulai dibangun.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyampaikan, keberadaan jembatan gantung ini merupakan bentuk komitmen pemerintah, dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur desa. Dia berharap, dengan adanya jembatan tersebut dapat mempermudah akses vital, seperti pendidikan, kesehatan, hingga sektor pertanian yang menjadi tumpuan warga Desa Cepokomulyo, Margomulyo, dan sekitarnya.
“Jika lewat jalan yang ada sekarang, warga membutuhkan waktu sekitar 20 menit, bahkan bisa sampai setengah jam jika ada kereta api yang lewat. Namun, dengan adanya jembatan gantung ini, waktu tempuh dapat dipangkas menjadi hanya sekitar lima menit,” ujar Mbak Tika, sapaan akrabnya, pada tasyakuran pembangunan jembatan gantung tersebut, Rabu (23/9/2026).
Disampaikan, pembangunan jembatan gantung ini bersumber dari anggaran APBN dengan total nilai sekitar Rp4,883 miliar. Pelaksanaan proyek ini dipercayakan kepada pihak kontraktor pelaksana, CV Tlogo Makmur.
Pada kesempatan itu, bupati berpesan kepada masyarakat, agar turut menjaga dan merawat fasilitas publik tersebut, setelah selesai dibangun.
“Setelah jembatan ini selesai dibangun, fasilitas ini menjadi milik masyarakat bersama. Saya berpesan kepada warga untuk merawatnya dengan baik, menjaga kebersihan, serta keamanannya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Kepala Desa Cepokomulyo, Maftuhin Arif menyampaikan, pada tahun ini desanya mendapatkan alokasi dua program pembangunan infrastruktur, yaitu Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dan pembangunan jembatan penghubung.
“Harapannya, dengan diadakan doa bersama ini, proses pembangunan jembatan nantinya bisa berjalan dengan lancar, sukses, dan bisa bermanfaat bagi warga masyarakat Desa Cepokomulyo, Margomulyo, serta masyarakat Kabupaten Kendal pada umumnya,” ujar Maftuhin.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0

