Antisipasi Keracunan, Plt Bupati Pati Sidak SPPG di Wilayah Cluwak
PATI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Cluwak, Jumat (25/9/2026) dini hari. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kejadian keracunan pada penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dimulai pukul 03.00 WIB, Chandra mendatangi SPPG Ngablak 1, Ngablak 2, Sumur 1, Sumur 2, Ngawen, dan Ngablak (Dukuh Kramat). Tak hanya meninjau bahan makanan, bupati beserta jajaran juga menyoroti soal kualitas bahan pangan, alur kerja di dalam dapur, hingga pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Dalam peninjauan tersebut, Chandra menemukan persoalan pada proses sortir bahan makanan. Salah satunya, jeruk dengan kondisi kulit yang berubah warna menjadi agak kehitaman, yang dinilai berisiko menyebabkan kontaminasi silang terhadap bahan makanan lainnya.
“Tadi jeruknya kita ketahui banyak yang warnanya sudah agak hitam. Walaupun mungkin kalau dibuka masih layak untuk dimakan, kotoran itu bisa mengontaminasi makanan yang lain,” tegas Chandra.
Selain bahan pangan, pengelolaan IPAL menjadi perhatian dalam sidak. Pada beberapa lokasi, fasilitas tersebut dinilai belum berfungsi optimal, karena saluran air belum dilengkapi grease trap atau penyaring lemak. Akibatnya, sisa lemak dari proses pengolahan makanan masih berpotensi terbawa ke saluran pembuangan.
“IPAL ini berdampak langsung dengan lingkungan masyarakat sekitar. Jangan sampai terjadi komplain-komplain dari masyarakat,” ujar Chandra.
Menurutnya, temuan tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap kualitas bahan dan fasilitas yang digunakan, dalam proses penyediaan makanan.
Untuk itu, Chandra meminta seluruh kepala SPPG dan mitra penyedia, untuk memperketat pengawasan bahan baku. Pemilihan pemasok, menurutnya, tidak boleh hanya mempertimbangkan harga, tanpa memastikan standar keamanan dan kualitas bahan pangan.
“Kepada mitra-mitra SPPG, berikan yang terbaik buat putra-putri kita. Jangan sampai mengambil supplier-supplier yang murah, karena ini menjadi salah satu faktor pemicu masalah keracunan di SPPG,” kata Chandra.
Selain kualitas bahan, lanjutnya, alur kerja di dalam dapur juga diminta dibenahi. Pengaturan keluar-masuk makanan, area pemorsian, ruang pendinginan, serta pemisahan gudang basah dan gudang kering harus dijalankan sesuai SOP.
“SOP harus dijalankan sepenuhnya. Kami harapkan Kepala SPPG se-Kabupaten Pati terus memperhatikan SOP-SOP yang ada di BGN. Kalau ini dilakukan, potensi keracunan bisa diminimalisasi,” tutur Chandra.
Dalam sidak tersebut, Chandra juga menemukan dapur penyedia di Dukuh Kramat, Desa Ngablak, yang dinilai telah memenuhi standar kebersihan dan kelayakan operasional. Fasilitas tersebut, termasuk penggunaan lantai epoxy, dinilai dapat menjadi rujukan bagi SPPG lainnya di Kabupaten Pati.
“Yang pertama tadi di Ngablak, SPPG-nya sudah memenuhi standar dan bagus secara tempatnya. Itu juga bisa menjadi rujukan SPPG-SPPG di Kabupaten Pati,” ujarnya.
Chandra menegaskan, pihaknya akan melanjutkan pengawasan terhadap operasional SPPG secara berkala. Laporan masyarakat terkait kualitas makanan juga akan ditindaklanjuti, untuk menelusuri sumber persoalan dan menentukan langkah penyelesaiannya.
“Sidak-sidak ini akan terus kami lakukan, dalam upaya pencegahan keracunan ataupun untuk mencegah adanya makanan yang tidak layak untuk dikonsumsi. Kami ingin program ini benar-benar bisa bermanfaat bagi anak-anak kita,” kata Chandra.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo menyampaikan perkembangan pemeriksaan laboratorium, terkait dugaan kejadian keracunan MBG di Kecamatan Gembong. Parameter mikrobiologi telah selesai diperiksa, sedangkan parameter kimia masih dalam proses.
“Hasilnya sedang kami serahkan ke RSUD RAA Soewondo, untuk dilakukan ekspertisi oleh dokter spesialis patologi klinik. Setelah seluruh hasil keluar, termasuk parameter kimia, akan kami serahkan kepada Satgas MBG untuk menjadi acuan kebijakan selanjutnya,” jelas Luky.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0



