450 Warga Temanggung Digigit HPR dalam Empat Tahun, DKPPP Perkuat Pencegahan Rabies

September 16, 2026 - 11:34
450 Warga Temanggung Digigit HPR dalam Empat Tahun, DKPPP Perkuat Pencegahan Rabies

TEMANGGUNG – Sekitar 450 warga Temanggung dilaporkan mengalami gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) dalam empat tahun terakhir. Kondisi tersebut mendorong Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung memperkuat pencegahan rabies melalui vaksinasi hewan kesayangan.
Kepala DKPPP Kabupaten Temanggung, Joko Budi Nuryanto mengatakan, vaksinasi ditujukan untuk meningkatkan perlindungan hewan dan masyarakat dari penyakit rabies. Sasaran utama vaksinasi adalah anjing dan kucing, meski rabies juga berpotensi menyerang sejumlah jenis hewan lainnya.
“Artinya hampir setiap tiga hari ada yang tergigit. Itu yang dilaporkan, sementara yang belum dilaporkan kami khawatir lebih banyak,” katanya.
Untuk memperkuat pencegahan, DKPPP menggelar kick-off pelayanan vaksinasi rabies bagi hewan kesayangan, Selasa (15/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor DKPPP Kabupaten Temanggung tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Bakti Peternakan, sekaligus menyambut Hari Rabies Sedunia yang diperingati setiap 28 September.
“Untuk kegiatan ini, kami menyediakan hingga 450 dosis. Hari ini sudah terdaftar 279 anjing dan kucing,” ujarnya.
Joko menjelaskan, sisa vaksin akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan). DKPPP juga terus melakukan pengawasan dan penelusuran apabila menerima laporan adanya kasus gigitan hewan yang berpotensi menularkan rabies.
Menurutnya, kewaspadaan terhadap rabies perlu ditingkatkan karena penyakit tersebut bersifat zoonosis atau dapat menular dari hewan ke manusia.
Joko mengimbau masyarakat tidak langsung menganggap setiap gigitan anjing atau kucing sebagai rabies. Namun, setiap gigitan HPR harus segera dilaporkan agar dapat dilakukan penanganan. Masyarakat dapat melapor kepada DKPPP, Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung (Dinkes), maupun melalui jejaring komunitas. Korban gigitan akan mendapatkan penanganan dan vaksin antirabies sesuai kebutuhan.
Ketua PDHI Jateng III, drh. Esti Dwi Utami mengapresiasi DKPPP yang menginisiasi vaksinasi rabies. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi dokter hewan untuk berperan aktif dalam pencegahan rabies.
Ia berharap vaksinasi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan ke depan dapat dilengkapi dengan program sterilisasi gratis, terutama bagi kucing yang tidak memiliki pemilik. Upaya tersebut dinilai dapat mendukung pengendalian populasi Hewan Pembawa Rabies (HPR).
“Ini menjadi perpaduan yang bagus terhadap pengendalian penyakit rabies dari sisi penyebaran HPR,” ujarnya.
Kegiatan vaksinasi melibatkan dokter hewan dari DKPPP maupun praktisi mandiri sebagai bagian dari penguatan kolaborasi pemerintah, komunitas, tenaga kesehatan hewan, dan masyarakat dalam pencegahan rabies.

16 September 2026 - Yandip Prov Jateng (2)

16 September 2026 - Yandip Jateng Prov (3)

15 September 2026 - Yandip Jateng Prov (3)

15 September 2026 - Yandip Prov Jateng (2)

15 September 2026 - Yandip Jateng Prov (3)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0